BIDIK

Kritis, Informatif & Partisipatif

NEWS

Romy: Menjadi Announcer, Bukan Sekedar Belajar Ngomong

MOJOKERTO, BIDIK – Bertujuan mencetak announcer handal, Komunitas Go Broadcaster di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim (HIMAPRODI KPI IKHAC) mengadakan pelatihan dasar penyiar radio dengan tema “Perp Your Self ! How To Be An Announcer” di Studio Radio IKHAC pada Kamis, (08/04/2021).

Pada pelatihan ini, Romy Riaza mahasiswa KPI angkatan 2017 selaku mentor memaparkan bahwa belajar ‘Announcer’ bisa melatih individu menjadi personality yang baik.

“Menjadi Announcer, bukan sekedar belajar ngomong. Pertama, kita belajar bagaimana cara mengendalikan emosi. Seorang penyiar harus profesional, jangan sampai menunjukkan emosi pribadi saat melakukan penyiaran. Contohnya, kita dilatih untuk tersenyum dalam keadaan sedih sekalipun dengan menerapkan smiling voice. Kedua, sebagai Announcer kita juga dituntut untuk memiliki wawasan luas dan hal tersebut mendorong kita untuk terus belajar. Adapun hal-hal lain yang harus dilatih seperti artikulasi, intonasi dan pelafalan bisa dilakukan dengan berlatih mandiri melafalkan vokal dan lionface” paparnya.

Selain itu Fajri Irwan selaku koordinator Komunitas Go Broadcaster menjelaskan tujuan dari pelatihan Announcer ini yakni untuk mempersiapkan regenerasi Broadcaster yang handal.

“Untuk menyiapkan regenerasi Broadcaster yang handal, kami Komunitas Go Broadcaster memberikan ruang kepada mahasiswa KPI untuk belajar menjadi Announcer dalam dunia penyiaran radio salah satunya. Jangan malas-malas mengikuti pelatihan ini, karena untuk menjadi seorang boardcaster yang handal itu tidak mudah, butuh proses yang panjang untuk melatih kebiasaan dan kemampuan berbicara” jelas Wawan di sela-sela kegiatan.

Terpotret oleh BIDIK, Suasana pelatihan komunitas broadcasting (Mutia/BIDIK)

Mawadata fil Qurba mahasiswa KPI angkatan 2020 mengaku terkesan dan merasa senang mengikuti pelatihan. “Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini. Selain melatih mental, belajar menjadi Announcer juga mendorong diri saya pribadi untuk semangat belajar, semangat membaca dan semangat dalam memperluas wawasan” ungkapnya.

Dari pantauan tim Bidik pelatihan ini dihadiri oleh 19 mahasiswa KPI angkatan 2018-2020 dan dipenghujung kegiatan, Romy Riaza selaku mentor mengarahkan peserta untuk praktik perorang; membaca opening radio dan membaca soft news. (ila/kri)