BIDIK

Kritis, Informatif & Partisipatif

NEWS

Duduki Peringkat 20, IKHAC Masuk Kategori Kampus Swasta NU Terbaik 2021

MOJOKERTO, BIDIK – 44 Kampus Nahdlatul Ulama (NU) Terbaik 2021 versi Webometrics, Institut pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) Mojokerto masuk dalam daftar kampus terbaik dengan urutan peringkat nasional ke-545, peringkat dunia ke-16460 dan peringkat-20 kategori kampus swasta NU se-Indonesia.

Dalam postingan Instagram Nucreativmedia, dipaparkan bahwa Nahdlatul Ulama juga ikut berkontribusi dalam hal kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan.

“Kampus NU Terbaik 2021 sebagai organisasi Islam terbesar, Nahdlatul Ulama juga ikut berkontribusi dalam hal kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Sebuah situs yang memberikan penilaian terbesar seluruh Universitas terbaik di dunia,” keterangan dalam unggahan Instagram Nucreativmedia.

Peringkat Universitas Dunia (Webometric Ranking of World University) adalah inisiatif untuk mempromosikan dan membuka akses publikasi ilmiah, guna meningkatkan kehadiran akademik dan lembaga-lembaga penelitian di situs web. (Baca selengkapnya, dilansir dari Wikipedia)

Fhrendy Aghata,M.Kom selaku dosen sekaligus tim Pusat Pengembangan Teknologi dan Informasi (PPTI) IKHAC juga sudah memperkirakan prestasi tersebut.

“Sudah kami prediksi akan menjadi kampus yang terbaik karena dalam 3 tahun terakhir, saya selaku kepala PPTI IKHAC didukung penuh rektorat, dalam pengembangan sistem informasi manajemen kampus peringkat IKHAC versi webometric sangat berat untuk mencapainya, karena kampus harus menunjukan pencapaian nya,” ujar dosen IT tersebut.

Lebih lanjut, harapannya tim PPTI ini mampu mengelola manajemen IT IKHAC dengan presence, vibility impact website, openness, dan pengembangan publikasi online.

“Dalam mengelola manajemen berbasis IT apalagi di era digital, ada 4 harapan kami nantinya sebagai tim IT untuk IKHAC kedepannya: Pertama, presence dimana semua aktifitas akademik, keuangan dan kemahasiswaan, sarpras, alumni dan lainnya, akan kami tingkatkan ke teknologi informasi berbasis online atau domain web. Kedua, visibility impact Website yang terkoneksi dengan website pihak luar. Ketiga, openness memperbanyak dokumen-dokumen informasi yang ada di website resmi atau sub domain excellence. Keempat, meningkatkan dan pengembangam kinerja sistem informasi publikasi online,” jelasnya.

Disamping itu, Erni Rismawati selaku mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, menanggapi peringkat webometrics dan merasa sangat bangga menjadi salah satu bagian dari IKHAC.

“Sebelumnya saya ucapkan selamat dan sukses atas pencapaian Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto, dimana IKHAC tercatat sebagai salah satu kampus NU terbaik diseluruh dunia. Saya sebagai Duta IKHAC merasa sangat bangga menjadi salah satu bagian dari IKHAC dalam meraih prestasi tersebut. Padahal IKHAC ini baru berdiri kurang dari 6 tahun, waktu yang terbilang cukup singkat untuk bersaing dengan kampus yang notabennya sudah berdiri lama. Melihat prestasi-prestasi yang telah dicapai ini, membuktikan bahwasanya IKHAC merupakan kampus yang sangat progresif dan mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Saya berharap IKHAC bisa mempertahankan eksistensinya sebagai kampus NU terbaik dan menghasilkan generasi-generasi NU yg bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan agama,” pungkas Duta IKHAC Runner Up ll. (Eli/Ryz)