BIDIK

Kritis, Informatif & Partisipatif

NEWS

PKKMB dan DNS Tahun Akademik 2021/2022 Resmi Dibuka, Kiai Asep : 4 Pilar Tegaknya Dunia Terhadap Indonesia Yang Harus Diperjuangkan

MOJOKERTO, BIDIK- Apel pembukaan pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB) dan Dedication Of New Student (DNS) tahun akademik 2021/2022 Institut Pesantren KH. Abdul Chalim (IKHAC) langsung dihadiri oleh pengasuh Pp. Amanatul Ummah, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag., ketua rektor III, Dr. Affan Hasnan Mubarok, M. Pd., dan para tamu undangan serta mahasiswa baru IKHAC dengan total 375 orang. Dilaksanakan di lapangan IKHAC. Sabtu, (25/09/2021).

Kegiatan Ini digagas oleh panitia DNS 2021 IKHAC, dengan tujuan; ‘untuk menyiapkan mahasiswa baru melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri serta mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilannya menyusuri pendidikan di perguruan tinggi maka dilakukan PKKMB dan DNS’. Hal tersebut disampaikan oleh ketua pelaksana DNS, Miftah Hamdani.

Hadir dalam prosesi apel pembukaan PKKMB dan DNS kali ini dalam amanat pembina apel, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag., mengungkapkan visi misi dan tujuan IKHAC serta menjelaskan empat pilar tegaknya dunia terhadap Indonesia yang harus diperjuangkan.

“Saya tidak akan bertele-tele didalam memberikan amanat ini. Pertama, itu saja apa yang saya sampaikan dan kemudian resapi. Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag., membacakan visi misi dan tujuan IKHAC diikuti langsung oleh Mahasiswa/i IKHAC, dan ini yang menjadi tekad bagi kalian. Jadi kalian di orientasikan menjadi generasi yang unggul, utuh dan berakhlakul karimah guna kemuliaan dan kejayaan islam dan kaum muslimin seluruh bangsa indonesia dan untuk keberhasilan cita-cita luhur kemerdekaan, yaitu terwujudnya kesejahteraan dan tegaknya keadilan utamanya di Negara Republik Indonesia.

“Selanjutnya anak-anak sekalian, misinya itu harus melaksanakan sistem yang ketat dalam pelaksanaan dan bertanggung jawab atas keberhasilan, oleh karena itu kalian harus mengikuti kegiatan yang sebaik-baiknya dan kalian hendaknya mengikuti pendidikan dengan penuh kesungguhan dan harus mengutip pada setiap poin yang diajarkan oleh dosen-dosen atau ustadz-ustadz kalian. Segera mengupayakan untuk sholat malam jam 03.00 dengan shalat 12 rakaat, setiap kali jamaah harus ramai utamanya jamaah sholat subuh dan jamaah sholat ashar, kemudian jumlah mahasiswa diperkirakan 500 orang untuk S-1, 250 orang untuk S-2, dan 100 orang untuk S-3, jadi jumlahnya sekitar 850 untuk tahun ini dan untuk tahun depan kurang lebih 1.000 orang, karena akan segera membangun asrama asrama dan gedung-gedung baru disebelah pagar”,

“Empat pilar yang harus dipersiapkan yaitu beberapa hal tersebut berdasarkan tegaknya dunia terhadap indonesia yang harus diperjuangkan. Pertama, ulama yang ilmunya dijadikan referensi untuk upaya menegakkan keadilan mewujudkan kesejahteraan. Kedua, birokmahnya harus adil. Ketiga, konglomerantnya harus kuat. Keempat, para profesional yang berkualitas dan bertanggung jawab”, lanjutnya.

Di akhir amanat apel Kiai Asep menyampaikan harapan dan do’a serta membuka kegiatan PKKMB dan DNS tahun akademik 2021/2022 IKHAC.

“Oleh karena itu ikuti kegiatan yang ada disini dengan sebaik-baiknya utamanya untuk Mahasiswa baru insyaallah kalian akan bisa mewujudkan apa yang telah kalian cita-citakannya. Kegiatan ini dibuka dengan surat Al-fatihah agar bisa berlangsung membaik. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim acara ini kami nyatakan dibuka”, pungkasnya.

Prosesi apel pembukaan PKKMB dan DNS berjalan dengan lancar yang di mulai pada pukul 07.30 – selesai. Penyematan atribut PKKMB dan DNS berupa tanda pengenal mahasiswa baru secara simbolis oleh ketua rektor III, Dr. Affan Hasnan Mubarok, M. Pd,. Seperti yang sudah di ketahui bersama guna memutus rantai penyebaran Covid-19 seluruh Mahasiswa/I Ikhac dan tamu undangan diwajibkan mengikuti protokol kesehatan standar Covid-19 yakni mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak. (tia/kri)