BIDIK

Kritis, Informatif & Partisipatif

NEWS

Amar Ma’ruf : Jika di Langit Ada Bulan Yang menerangi, Maka Di Bumi Ada Pers Yang Menerangi Masyarakat, Divisi RND Gelar LP2DM

MOJOKERTO, BIDIK – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim (HIMA PRODI KPI IKHAC) Divisi Research and development (RND) gelar lembaga pengembangan pers dan diskusi Mahasiswa (LP2DM), dengan mengusungkan tema “Peran Pers Sebagai The Fourth Estate Of Democracy”. Dilaksanakan di Lab Audio Visual. Rabu, (20/10/2021).

LP2DM ini merupakan program kerja Divisi RND yang bertujuan untuk bertambahnya wawasan kita dari hasil pemikiran dan topik yang telah dibahas selama diskusi berlangsung. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Divisi RND, Icha Suwarni.

“Menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman, karena hal itu bisa dilihat dari bertambahnya wawasan kita dari hasil pemikiran dan topik yang telah dibahas selama diskusi berlangsung dan Mengasah kemampuan berpikir yang kritis karena otak dibiasakan untuk berpikir saat diskusi,”papar Icha saat diwawancarai.

Dalam pelaksanaannya, LP2DM tersebut dimoderatori oleh Sobat Husen Afifi Mahasiswa KPI 19 dengan pemantik Sobat Amar Ma’ruf M. Dulung, S.Sos sebagai Mahasiswa S2.

Sobat Amar menjelaskan, pers sebagai the fourth estate of democracy itu sangat berperan dalam suatu negara, jika ada lembaga pers mahasiswa output-nya persis untuk mempunyai kekuatan dalam suatu negara, bisa melahirkan sebuah wadah dan bisa menjadi penggeraknya juga bisa mengajak yang lainnya membangun sebuah wandah lembaga pers mahasiswa. Kalau di langit itu ada bulan yang menerangi maka di bumi itu ada pers yang menerangi masyarakat itu,” jelasnya.

Di samping itu, Maya Santika Mahasiswi KPI 2019 bertanya bahwasannya, bagaimana cara melihat dan menganalisis untuk mengidentifikasi apakah media itu masih idenpendensi atau tidak?

“Kita bisa melihat melalui teori agenda setting minimal kita ambil topik persoalan yang itu betul betul diperhatikan oleh media. Dan berikutnya pakai analisis framing untuk melihat apakah betul-betul berita itu secara murni, apakah ada kepentinga-kepentingan yang lain. dan ini sebagai pisau analisis kita untuk menganalisis apakah media ini betul-betul idenpendensi atau tidak”.

Lajut pertanyaan, Isnawati Mahasiswi Prodi KPI 2020 bertanya terkait idenpendensi media itu bahwasanya, masalah ini tentu akan ada dampak sebab dan akibatnya, mungkin bisa dijelaskan apa saja yang sangat berpengaruh besar?

“Konstruksi media terhadap realitas sosial, anggap saja ini yang melakukan kontruksi media adalah media massa, maka di situ ada dampak-dampak terhadap realitas sosial. Saya tidak yakin jika hari ini saya pakai baju merah kalau tidak melihat tayangan-tayangan yang di televisi. Dampaknya sangat berpengaruh sekali. Ada salah satu ilmuan mengatakan bahwasannya media itu diibaratkan sebagai virus yang betul-betul merasuk ke darah daging cipta yang kemudian bisa mempengaruhi kehidupan kita,” jawab sobat amar selaku pemantik.

LP2DM berlangsung dari pukul 08.30 WIB hingga 11.30 WIB dan penghujung diakhiri dengan hamdalah serta jargon KPI, kemudian foto bersama. (tia/ica)